Menikmati Pesona Bunga Sakura di Kebun Raya Cibodas




#INFOCJR – Kebun Raya Cibodas merupakan salah satu Destinasi Pariwisata yang ada di Kabupaten Cianjur. Destinasi Wisata ini tentunya banyak sekali dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun wisatawan luar.

Lokasi Kebun Raya Cibodas – LIPI berada di kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango pada ketinggian kurang lebih 1.300 – 1.425 meter di atas permukaan laut dengan 84,99 hektar. Memiliki banyak sekali tumbuhan dan pepohonan dari berbagai macam negara, salah satunya yang terkenal yakni bunga Sakura terletak dekat Curug Cibogo, dimana terdapat banyak jenis Taman Sakura.

Kabar mekarnya bunga sakura yang biasanya ada di negeri matahari rupanya sudah banyak diketahui warga. Alhasil banyak yang memanfaatkan momen mekarnya bunga sakura untuk berswafoto bersama teman atau keluarga besar.

Tanaman Sakura yang terdapat di sepanjang aliran air ini memang tidak semuanya berbunga. Namun satu pohon yang dekat dengan jalan cukup membuat puas warga melihat bunga sakura yang terkenal tersebut dari dekat. Banyak yang menghirup, memegang, hingga memungut yang sudah berjatuhan di tanah. Momen berswafoto di bawah bunga sakura memang menjadi daya tarik pengunjung Kebun Raya Cibodas. Tak heran jika bunga sakura sedang berbunga maka informasi tersebut cepat menyebar. Di bantaran sungai ini, ada juga koleksi tanaman sakura yang diambil dari pegunungan Himalaya. Tanaman-tanaman sakura ini berbunga biasanya dua kali dalam setahun, antara Januari-Februari atau Agustus-September.

Banyak pengunjung yang rela datang ke Kebun Raya Cibodas ini seperti halnya Rosita (20) dan Neng Sri(20), mereka mengaku baru pertama kali melihat tumbuhnya bunga sakura dari dekat. Keduanya mengaku selama ini hanya melihat dari gambar-gambar di internet mengenai bunga sakura. Tak heran, keduanya seperti tak puas mengambil gambar dari dekat setelah melepaskan alas kaki untuk sejenak bermain air dekat tanaman sakura.

 

“Ternyata begini kalau dilihat dari dekat, warnanya pink bentuknya juga bagus. Pengalaman yang menyenangkan bisa mengunjungi tempat indah ini. Tak perlu jauh ke luar negeri untuk berfoto dengan pemandangan bunga sakura, di Cianjur juga ternyata ada,” ujar keduanya.

Tidak hanya itu Wisatawan Asing pun berdatangan ke Taman Sakura ini ,tidak hanya mereka, di sekitar bunga yang sedang mekar terlihat beberapa keluarga yang membawa serta anak-anak mereka. Masuk ke kawasan ini cukup membayar tiket Rp 9 ribu per orang, siapa pun dapat bermain sepuasnya di tempat ini. Tak banyak ditemukan kursi dan meja untuk duduk bersantai. Satu-satunya tempat duduk adalah tikar yang disewakan ibu-ibu yang berkeliling. Biaya sewa tikar berukuran 2×2 meter Rp 5 ribu per jam. Tikar tersebut adalah selembar plastik berwarna biru. Menggelar tikar untuk duduk bercengkrama bisa dilakukan di mana pun di setiap sudut kebun raya. Namun, yang paling lumrah adalah di lapangan tengah Kafe KRC di dekat taman paku-pakuan. Taman yang luas dihiasi dengan Pohon-pohon besar menjulang dan rimbun di beberapa sudutnya.

Selain sekadar menggelar tikar, pengunjung bisa juga berkeliling melihat sejumlah tanaman langka koleksi KRC. Seperti ke taman lumut, taman sakura, bunga bangkai, kantung semar, dan lain sebagainya.

Pengunjung juga bisa menikmati perjalanan ke curug Ciismun yang berjarak sekitar 30 menit perjalanan kaki dari lapangan tempat menggelar tikar itu. Wahana air juga bisa ditemukan di Jalan Air. Sungai yang mengalir di taman tersebut secara sengaja dibuat melintasi jalan. Baik pejalan kaki maupun kendaraan yang melintas, tentu akan basah karena air tersebut.

Air yang tumpah ke jalan ini langsung menjadi air terjun ke sungai di bawahnya. Tempat ini pun salah satu favorit keluarga. Sungai yang tidak dalam menjadi tempat asyik untuk anak-anak bermain air.

 

Di KRC, taman sakura tampaknya tidak berada di satu kompleks. Namun ditanam di beberapa titik. Bunganya sendiri lebih kecil dibanding bunga dari pohon yang tumbuh di negara asalnya.
Taman Sakura Kebun Raya Cibodas dibangun pada Maret 2007 dengan luas 6.647 meter persegi, taman ini dibangun dengan konsep Japanese style dan berada dilokasi yang cukup strategis. Koleksi yang terdapat di taman sakura ada empat jenis yaitu Prunus cerasoides, D. Don, Prunus aerborea (Blume) kalkman, Prunus Costata (Hemsl) kalkman dan Prunus Sp. Jenis Prunus cerasoides bisa berbunga dua kali dalam satu tahun yaitu sekitar bulan Januari, Februari, Juli, dan Agustus.

Kepala Balai Konservasi Kebun Raya Cibodas, R Hendrian mengatakan, memang sejak awal pekan kemarin pihaknya sudah banyak menginformasikan kepada warga mengenai mekarnya bunga sakura di Kebun Raya Cibodas. “Taman sakura menjadi daya tarik sehinga kami langsung menginformasikan kepada warga yang ingin menikmati mekarnya bunga sakura dari dekat. (Ghienz)




dari Cianjur untuk Indonesia