Bupati Herman Perbaiki Bendungan Jebol di Cibeber




#INFOCJR – Bendungan Irigasi yang jebol di Kampung Irigasi Desa Cikondang Kecamatan Cibeber kini rampung dibuatkan sodetan dan bronjong yang dibuat sementara agar dapat mengairi sungai maupun sawah warga yang sempat lumpuh akibat kekeringan.

Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman didampingi Camat Cibeber Ali Akbar beserta sejumlah Kepala Desa meresmikan hal tersebut agar dapat secepatnya digunakan oleh Warga.

“Perjuangan masyarakat yang membuat irigasi sementara hampir selesai dan tentunya manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, saya atas nama Pemkab Cianjur mengucapkan terimakasih kepada warga Cibeber termasuk Forkopimcam maupun Para Kepala Desa yang telah mencurahkan tenaga maupun pikirannya untuk membuat irigasi yang sementara ini,” kata Herman.

Herman menuturkan, jika dinilai memang tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan oleh Pemerintah akan tetapi hal ini menjadi dorongan bagi para Pemimpin untuk selalu mendorong agar dapat melaksanakan pembangunan secara permanen.

“Saya nilai ini tidak sebanding dengan biaya yang diberikan oleh Pemkab Cianjur dengan pemikiran dan juga semangat yang dikeluarkan oleh masyarakat dan saya mengapresiasi mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat. Kedepanya akan diprioritaskan dan ini kami tetap akan berkonsultasi dengan Provinsi untuk mendorong pembuatan bendungan yang permanen serta cepat dilaksanakan,” Paparnya.

Herman juga menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga fasilitas yang sudah dibuat meskipun sementara karena ini akan berdampak positif bagi banyak orang.

“Saya titip kepada masyarakat karena ini perjuangan semua untuk menjaga maintenence nya dan diatur jangan sampai masyarakat yang ada di hilir tidak kebagian, sekarang bergiliran dulu mudah-mudahan setelah debit air normal baru langsung dilaliri semuanya,” Imbuhnya.

Sementara Camat Cibeber Ali Akbar mengatakan, sebelum dibukanya aliran Sungai lebih dari 6 bulan aktifitas warga terhenti pasalnya mayoritas warga berprofesi sebagai petani sehingga sangat dibutuhkan aliran air untuk sungai mereka.

“Alhamdulillah saya sangat merasa bersyukur sekali dan juga kita lihat masyarakat sangat berbahagia karena lebih 6 bulan aktifitas warga yang sebagian agraris terhenti belum lagi buruh tani yang mengandalkan dari pertanian selain mengairi ini juga sangat vital bagi kebutuhan air bersih warga, karena sumur warga dari
resapan sehingg ini sangat manfaat,” Kata Ali.

Ia juga menuturkan bahwa pengerjaan dilaksanaan lebih dari 30 hari dengan dilakukan secara gotong royong bersama warga.

“Pelaksanaan lebih dari 30 hari kita melaksanakn dari pengumpulan material pembersihan saluran. Yang efektifnya memang dua hari karena dilaksanakan oleh pihak ke 3,” paparnya.

Selain itu Ia menyampaikan kepada Warga dengan cara diskusi diperlukan upaya pemeliharaan.

“Kita sudah diskusikan karena bendungan ini sifatnya sementara kedepan diperlukan upaya pemeliharaan, bagian hulu dibuat tidak permanen sehingga jika terjadi air besar tidak mengancam dan langsung mengairi ke sungai induk oleh karena itu kedepannya masyarakat berdasarkan kesepakatan akan bergotong royong kembali membuat tanggul diatas,” Imbuhnya.

Terakhir Ia berharap agar anggaran dari Provinsi agar bisa diterima sehingga dapat dibuatkan Irigasi secara Permanen sehingga Sungai Induk pun bisa kembali dialiri Air.

“Untuk mengairi kembali dibuatkan secara sementara sambil menunggu Anggaran Provinsi untuk pembuatan Irigasi Permanen,” pungkasnya (Ghienz)




dari Cianjur untuk Indonesia

error: Content is protected !!